THIS IS SLEMAN FANS
Menjadi
bagian dari tribun selatan tidak
pernah begitu mudah sebenarnya, tidak dengan benar-benar bebas, pun tidak
benar-benar nyaman. Menjadi bagian dari tribun selatan justru memberikan beban lebih di
pundak kita semua. Berdiri dan bernyanyi 2 x 45 menit sudah kita rasakan sejak
barisan kita menjadi begitu rapat dan padat pada tahun-tahun lalu. Kadang tak
sampai di situ saja, bertahan sampai 2 x 15 menit setelahnya juga menjadi beban
yang harus kita tanggung saat menjadi bagian dari tribun selatan. Tak berhenti
di urusan tribun yang memaksa kita untuk terus berdiri dan bernyanyi, otak kita
tak boleh mati jika kita menjadi bagian dari tribun selatan. Bendera-bendera
tidak boleh berhenti berkibar, bahkan saat kita pulang dari kesibukan
sehari-hari yang mengekang, kita berpikir tentang kreasi apa lagi yang akan kita buat untuk
pertandingan selanjutnya. Menjadi
semakin banyak dan semakin banyak lagi bendera kita di tribun selatan,
mengibarkan semangat untuk PSS Sleman.
Sebenarnya Kita
bebas berpakaian seperti apapun di tribun selatan, warna bukan menjadi masalah bagi
kita. Cukup cinta kita dalam hati untuk super elang jawa yang kita jaga.
Pakaian yang tersedia di toko resmi tribun selatan tidak harus kita beli, tapi
ingatlah saja bahwa setiap kita membeli disana, kita memberikan sesuatu untuk
PSS, membantu menggerakkan roda-roda ekonomi tim. Memberikan sumbangan nyata
untuk sesuatu yang kita cintai. Cukuplah kita ingat itu. Kaos, jaket, celana
panjang, celana pendek, apapun itu tidak pernah menjadi masalah bagi tribun selatan. Tapi ingatlah juga, stadion bukan
tempat remeh yang bisa kita hadiri tanpa persiapan matang. Pertandingan adalah
hal sakral yang memberi kewajiban pada kita untuk menghormatinya sebagai
sesuatu yang suci. Kenakanlah sepatu, baju terbaikmu, karena stadion,
pertandingan, dan PSS Sleman adalah penting bagi jiwa dan hidupmu, merekalah
cinta yang tak pernah pudar. Kalau kamu dihadapkan pada pilihan makan atau membeli
tiket, hendaknya kamu memilih pilihan yang kedua. Melihat kemenangan PSS Sleman
yang diperjuangkan oleh punggawa-punggawanya di lapangan hijausanaakan
mengenyangkanmu, tidak usah ragu. Dan jangan pernah ragu.
Tidak ada
satu atau lebih nama yang kedudukannya lebih tinggi di tribun selatan. Semua sama, tribun adalah tempat
egaliter bagi kita. Yang tua menggandeng yang muda, yang muda menghormati yang
tua. Yang berhenti bernyanyi tidak boleh marah jika diajak bernyanyi, yang
duduk tidak boleh tersinggung jika diajak berdiri. Laki-laki dan perempuan
tidak menjadi pembeda. Karena kita semua setara di tribun selatan. Jangan habiskan nafasmu yang untuk
menggoda perempuan dan memberikan siulan pada mereka, semua sama, dan bibir
kalian hanya untuk menyanyikan lagu-lagu tentang kemenangan. Tangan hanya untuk
kau rentangkan, hanya untuk bertepuk tangan dan hanya untuk mengibarkan
bendera. Hal-hal sampah yang membuat perempuan tak nyaman adalah dosamu bagi
PSS Sleman karena para pahlawan sedang berusaha mencari kemenangan sementara
kamu justru mengalihkan perhatian pada hal lainnya.
Mereka
mencibir bahwa kita adalah penyebab keonaran, menjadi biang dari setiap
pertarungan yang melibatkan kita. Jika ada keributan yang melibatkan kita
semua, pastikanlah bahwa itu tidak dimulai dari kita. Kalau kita marah,
pastikanlah karena musuh melempari pemain kita. Kalau kita mengamuk,
pastikanlah karena musuh menghalangi kita mendukung super elang jawa. Menjadi
bagian dari tribun selatan tidak pernah menghalalkan pertarungan tanpa alasan.
Kita boleh berteman dengan siapapun. Selama mereka tidak menggangu satu nama
PSS Sleman, mereka boleh kita anggap teman sebaya. Tetapi ingat satu hal lagi,
musuh dari temanmu bukanlah musuhmu sendiri. Biarkan mereka menyelesaikan
masalah mereka tanpa kita ikut campur di dalamnya. Kita mencari teman, bukan
mencari musuh. Kita tidak pernah bertarung tanpa alasan.
Karena satu perbuatan dari seorang diantara kita akan
mencerminkan bagaimana tribun selatan
berperilaku, menjadi kesadaran kita bersama untuk tetap menjaga nama baik
tribun selatan. Dengan
begitu kita menjaga nama baik PSS Sleman yang sampai mati ada di dalam dada
kita. Setiap hembus nafas, setiap detak jantung kita, hendaknya membisikkan
nama PSS Sleman. Bahkan saat kita memulai perjalanan ke sekolah, perjalanan
untuk kuliah, atau bahkan saat memulai perjalanan ke tempat kerja, pejamkan
mata sejenak, berdoa dalam hati: PSS SUPER ELANG JAWA





0 komentar: